Jumat, 15 November 2013

LEMBAR KEGIATAN MAHASISWA 1 BUDIDAYA tanaman kedelai


LEMBAR KEGIATAN MAHASISWA 1
BUDIDAYA tanaman kedelai


A.    Tujuan :
  1. Mahasiswa dapat mengecambahkan tanaman kedele (SDA)
  2. Mahasiswa dapat menanam   

B.     Alat dan Bahan :
1. Biji                                                                                             2. Cetok
3. Media tanam (kapas, tanah subur,rumput)                                   4. Cawan plastik

Selasa, 27 Agustus 2013

CAMPING PAHALA (Persatuan Mahasiswa Lamongan) UNESA

Camping di Waduk Gondang merupakan salah satu agenda dari PAHALA, disana kami mulai membangun keakraban dengan anggota PAHALA yang baru, meskipun awalnya enggan ikut api alhamdulillah akhirnya bisa pulang dan ikut gabung betrsama teman2 PAHALA.

Selasa, 28 Mei 2013

Media Flash Player

Sahabat akan selalu datang disaat kita membutuhkan, sahabat sejati akan merasa sedih saat kesedihan itu melanda kita, apapun akan dilakukan demi menolong sahabatnya yang sedang kesusahan. Kutemukan sahabat yang setia menolongku, di bumi Unesa ini tepatnya di sebelah ujung Jl. Jetis Kulon Gg. VI no 16 A Surabaya. Sahabat rela menuntunku disaat kaki ini tak mampu berjalan, rela menerangi disaat mata ini tak mampu melihat, rela memberi tempat berteduh disaat matahari mengeluarkan sinar panasnya. Terima kasih kakak Sam Choky B.

Senin, 27 Mei 2013

Terjadinya Batubara


Ada 2 teori yang menerangkan terjadinya batubara yaitu :
Teori In-situ : Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan dimana batubara tersebut terbentuk. Batubara yang terbentuk sesuai dengan teori in-situ biasanya terjadi di hutan basah dan berawa, sehingga pohon-pohon di hutan tersebut pada saat mati dan roboh, langsung tenggelam ke dalam rawa tersebut, dan sisa tumbuhan tersebut tidak mengalami pembusukan secara sempurna, dan akhirnya menjadi fosil tumbuhan yang membentuk sedimen organik.

Teori Drift : Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan yang bukan di tempat dimana batubara tersebut terbentuk. Batubara yang terbentuk sesuai dengan teori drift biasanya terjadi di delta-delta, mempunyai ciri-ciri lapisan batubara tipis, tidak menerus (splitting), banyak lapisannya (multiple seam), banyak pengotor (kandungan abu cenderung tinggi). Proses pembentukan batubara terdiri dari dua tahap yaitu tahap biokimia (penggambutan) dan tahap geokimia (pembatubaraan).